kau bisa apa? kau bukanlah sesuatu yang berwujud nyata. entah dimanalah itu harum-harummu, bukanlah suatu besaran fisis, apa yang terjadi hingga kau hadir tidaklah masuk logika. apa dirimu sesungguhnya?

virus kah? tentu saja bukan, tapi aneh nya kau berbisa. seenak dengkul meracuni lalu mengambil alih sebagian fungsi otak, membuat khalayak yang di jadikan inangnya bagai melayang, tapi di kondisi lain kau membuat semuanya rumit.

sial! senyawa kimia kah dirimu? 

bagiku, itulah cinta. dia memerangkap. tapi ketika dia melepaskan mu, kau akan semakin terkurung.

10.33 pm. its start tomorrow. 1 week. lots of tasks. 4 times exams. and now, i’m doing nothing.

kemana perginya bayangan ini? memudar seiring menjadi tua, menghilang tergerus beban, terbuang karena pengalaman.

kemana perginya gadis perianng ini?, terduduk lemas saja bagai dia tahu apa yang tunggu tidak akan kembali, apa yang dia harapkan hanya menjadi harapan gadis lain, apa yang dia inginkan hanya mimpi buruk belaka.

kemana perginya angin musim semi itu? dia datang sore hari dan memutuskan untuk tidak kembali, padahal batang-batang pohon maple sudah menunggu untuk merasakannya, padahal ikan di sungai sudah ingin merasakan semilirnya.

siapa tak merindukan dia? kedatangnnya membuat susana riuh tak karuan, karenanya jutaan senyum dan bahana tawa mengalir deras, karenanya hari seolah tidak bermalam. padahal dia menangis keras dalam hatinya, selalu merasa sendiri dan kedinginan dalam keramaian khalayak, selalu merasa dia hanyalah sampah yang tidak terdaur ulang.

kenapa kau tidak bertanya? dalam sepi gadis ini menunggu, dalam kesunyian gadis ini berteriak, dalam dingin dia berontak. kenapa kau belum saja bertanya?

bagus, jaga saja harga dirimu, diam saja seperti para bangsawan berlaku, pandang saja hina gadis itu. menjadi sedihlah karena kau tidak tahu dia selalu menunggumu, datang suatu hari nanti dan bertanya..

dan saat kau sudah siap bertanya, gadis itu sudah lelah menunggu, dan tertidur. tak perlu kau tunggu dia untuk bangun, lebih baik habiskan saja waktu itu untuk tidak lagi membuat seorang gadis menunggu.